Analisis Produktivitas dan Produktivitas

Analisis produktivitas mengacu pada proses membedakan data aktual di atas perkiraan data output dan pengukuran input dan presentasi.

Dalam ekonomi, produktivitas adalah rasio output produksi per unit input. Ini juga bisa merujuk pada efisiensi teknis produksi relatif terhadap alokasi sumber daya perusahaan.

Jika tujuannya adalah untuk meningkatkan produktivitas, perusahaan harus menghasilkan lebih banyak dengan tingkat input yang sama. Tujuannya juga dapat dilakukan dengan mempertahankan tingkat output yang sama menggunakan input yang lebih sedikit. Dorongan untuk meningkatkan produktivitas dapat disebabkan oleh berbagai faktor, tetapi mungkin yang paling jelas adalah aspirasi perusahaan untuk meningkatkan profitabilitas.

Ada faktor-faktor tertentu yang mempengaruhi produktivitas entitas. Kategori umum dari faktor-faktor yang menyangkut produktivitas termasuk tenaga kerja, produk, kualitas, proses, kapasitas, dan pengaruh eksternal. Sumber daya juga penting untuk dipertimbangkan dalam penilaian produktivitas suatu entitas.

Mengukur tingkat produksi suatu entitas dapat mengambil proses tertentu yang mencakup akuisisi data, ringkasan data, dan perbandingan. Dalam memperoleh data, mendokumentasikan kegiatan dari suatu entitas membantu dalam menciptakan laporan nyata dari transaksi grup tertentu. Dokumen dan file bisa sangat berharga, terutama selama evaluasi kinerja.

Analisis produktivitas dapat dilihat sebagai aktivitas evaluatif dari kinerja suatu entitas. Tujuannya adalah untuk menyediakan solusi yang tepat untuk masalah yang menghalangi pencapaian tujuan produksi di masa sekarang dan masa depan perusahaan. Temuan dari analisis produktivitas yang dilakukan memang sangat membantu dalam memberikan suatu entitas perubahan yang diperlukan untuk diimplementasikan untuk realisasi tujuan produksinya.

Bagaimana analisis produktivitas dapat dilaksanakan?

Proses analisis produktivitas melibatkan melakukan perbandingan terperinci mengenai laporan produksi dan pengecekan setiap sumber yang digunakan dalam pembuatan laporan. Dengan kata lain, proses tidak hanya terjadi dari membedakan item yang ditemukan pada laporan, tetapi juga menentukan data dan dokumen yang relatif terhadap item dan elemen laporan produksi.

Lembar waktu yang dianggarkan dan aktual, formulir permintaan bahan, pesanan pembelian, dan slip penarikan material adalah beberapa dokumen yang mungkin memiliki nilai tertentu dalam analisis produktivitas.

Laporan mungkin tidak memadai dalam penyediaan temuan dan rekomendasi dalam menganalisis produktivitas suatu entitas. Pemeriksaan acak di tempat kerja juga dapat dilakukan sebagai bagian dari proses analitik.

Seberapa penting analisis produktivitas?

Entitas yang bertujuan meningkatkan profitabilitas harus fokus pada peningkatan aspek produktivitas. Analisis produktivitas dapat menjadi alat penting untuk digunakan untuk menentukan hal-hal yang perlu diubah atau ditingkatkan.

Siapa yang mengeksekusi analisis produktivitas?

Analisis produktivitas dapat menjadi bagian dari latihan evaluasi kinerja suatu entitas. Ini dapat dilakukan setelah laporan produksi dibuat dan diselesaikan. Kegiatan ini dapat dilakukan oleh seseorang dari tingkat manajemen atau analis produksi ahli.

Seorang analis pihak ketiga juga dapat disewa untuk melakukan analisis produktivitas. Analis ahli independen dari entitas dapat memberikan temuan profesional dan rekomendasi yang efektif menggunakan formula yang telah terbukti.